WALLPAPER MEMBUAT RUANG TAMPIL LEBIH HIDUP & BERGAYA

Wallpaper sebagai finishing pada sebuah ruangan dapat merubah tampilan. Keberadaan dinding dengan warna polos, sepertinya mulai ditinggalkan. Pasalnya, keindahan corak, motif dan desain yang ditampilkan wallpaper, mampu mengubah penampilan ruang yang sebelumnya biasa – biasa saja, menjadi sebuah ruang yang lebih hidup dan bergaya.

Banyak sekali motif atau tema wallpaper, dari tema klasik, modern bahkan tema dengan aliran – aliran lain yang tak kalah menarik.

Motif klasik biasanya menggunakan bentuk yang berulang dan berpola. Penggunaan wallpaper sebagai finishing partisi ruangan dengan tema klasik sebaiknya dipergunakan pada ruang yang luas. Dengan demikian kemewahan dan keanggunannya bisa ditampilkan secara maksimal. Warna yang digunakan biasanya warna – warna marun, emas atau coklat.

Untuk peminat gaya minimalis, motif yang sering digunakan adalah pola berulang atau berpola, namun tidak terlalu ramai. Warna wallpaper sebagai finishing yang digunakan adalah warna – warna natural, seperti abu – abu, cream, atau putih.

MEMASANG WALLPAPPER

Untuk memasang wallpapper sebagai finishing partisi ruangan dengan rapi dan berdaya tahan maksimal  , ada beberapa hal yang mesti  diperhatikan. Jika ruang yang akan ditempel adalah dinding baru, maka sebelum ditempel sebaiknya dinding disiram beberapakali terlebih dahulu dan biarkan sampai berembun. Setelah kering, pemasangan dapat segera dilakukan. Penyiraman ini dimaksudkan untuk mengurangi retak rambut.

Pemasangan wallpaper pada partisi ruangan, sama dengan pemasangan pada dinding. Hanya saja tidak perlu disiram, karena dinding partisi terbuat dari multipleks atau MDF. Yang perlu diperhatikan dinding partisi harus bersih, tidak ada kotoran yang menempel. Pemasangannya  menggunakan lem khusus. Gunakan lem secukupnya dan oleskan secara merata dan rapi.

Pemasangan pada ruang yang kecil, sebaiknya pilih wallpaper dengan garis horisontal sehingga ruang akan terkesan lapang. Hindari pemasangan dengan banyak motif karena terkesan ramai, yang menyebabkan ruang terlihat semakin sempit. Banyak contoh pemasangan wallpaper pada partisi penyekat ruangan yang dapat Anda lihat di www.partisiruangan1.com

CARA MERAWAT WALLPAPER

Wallpaper dapat bertahan hingga 10 tahun, tapi biasanya baru beberapa tahun sudah kusam. Untuk menghindarinya, harus rutin dibersihkan. Debu yang menempel dipermukaan sebaiknya selalu dibersihkan. Sebab kalau dibiarkan, ruang Anda akan terlihat kusam. Perawatan wallpaper tergantung jenis material lapisan permukaannya.

  • Berbahan kertas

Bahan kertas agak rapuh, jadi perawatannya harus hati – hati. Membersihkan permukaan wallpaper dengan bahan ini hanya bisa dilakukan memakai lap kering.

  • Berbahan vinyl

Material vinyl relatif mudah dibersihkan. Debu yang menempel bisa dihilangkan dengan lap basah. Bahkan noda seperti krayon dan pensil warna pada permukaan vinyl, cukup dibersihkan dengan lap basah.

  • Bebahan kain

Mengangkat debu dari permukaan wallpaper berbahan kain sama seperti membersihkan sofa atau karpet, yakni dengan menggunakan bantuan vacuum cleaner. Selain itu, sikat halus juga bisa dipakai.

GUNAKAN SIKAT

Noda yang sulit dibersihkan dapat diatasi dengan cara penyikatan. Tambahkan sedikit air hangat agar kotoran mudah terangkat. Bila noda masih menempel, mungkin noda tersebut mengandung minyak, cobalah dengan sabun. Sikat dengan lembut agar tidak merusak permukaan atau membuat serat – seratnya tercabut. Pilih sikat yang berbulu lembut.

Mungkin Anda juga menyukai